MENTERI PERTANIAN ORANG LAPANGAN

Indonesia adalah Negara Kaya Akan Sumber Daya Alam yang Luar Biasa, Indonesia adalah Negara Kaya Akan Sumber Daya Alam yang Luar Biasa, Indonesia adalah Negara Kaya Akan Sumber Daya Alam yang Luar Biasa

PRAKIRAAN CUACA TAHUN 2014 BMKG

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

PRAKIRAAN HARGA QURBAN 2014

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

Wednesday, March 11, 2015

Analisa Penyebab Harga Beras Naik di Tahun 2015

Jakarta - Lonjakan harga beras dalam beberapa hari terakhir ini sebenarnya bukan karena ulah mafia beras. Hal ini terjadi karena ada keterlambatan musim panen, dan keterlambatan pembagian beras miskin (raskin). Sehingga pasokan beras ke pasar berkurang.

Pengamat Pertanian Khudori mengungkapkan, mafia adalah sekumpulan orang yang bertindak dan melakukan praktik kriminal. Menurutnya mungkin yang diungkapkan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel adalah praktik kartel. Tetapi hal itu juga bukan pemicu kenaikan harga beras.

"Mafia beras yang dilontarkan Pak Rachmat Gobel tidak pas ditempelkan pada beras. Sebetulnya sederhana, mestinya Februari kita panen raya sampai Mei 2015 porsinya 65%. Karena hujan terlambat 1,5 bulan, berarti ini karena musim paceklik," papar Khudori di acara Pelemik Sindo Trijaya dengan tema Harga Beras Tidak Waras, di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (28/2/2015).

Menurut Khudori, justru keterlambatan waktu panen ini yang tidak diantisipasi oleh pemerintah. Sehingga harga beras bergerak liar karena stok terbatas.

"Ini yang kurang diantisipasi. Salah satu yang harusnya diperhatikan seberapa besar beras yang masuk ke Pasar Induk Cipinang, biasanya 3.000 ton masuk tetapi sekarang berkurang drastis," imbuhnya.

Alasan kedua adalah, pemerintah tidak membagikan beras miskin (raskin) kepada 15,5 Rumah Tangga Sasaran (RTS) pada periode November-Desember 2014. Sedangkan di Januari 2015, raskin baru dibagikan pada akhir bulan, sehingga menjadi penyebab masyarakat panik.

"Lalu raskin terlambat dibagikan. Raskin ini kan menjadi sandaran hidup bagi 15,5 juta RTS. Kalau tidak ada mereka buru ini (beras) di pasar" imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron. Herman menegaskan, tidak dibagikan raskin pada November-Desember 2014 serta keinginan pemerintah mengganti raskin dengan e-money (uang non tunai) membuka celah harga beras naik.

"Beras ini adalah komoditas sensitif. Raskin akan dihapus dan akan diganti e-money ini akan beimplikasi pedagang beras akan menahan stok mereka," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel sempat marah-marah saat memberikan penjelasan soal adanya informasi kenaikan harga beras di Jakarta yang mencapai 30%. Dengan nada marah, Gobel menyebutkan ada praktik mafia beras yang bermain sehingga memicu kenaikan harga beras.

Sumber:detiknews.com

Thursday, February 19, 2015

Aerofarm - Bercocok Tanam Tanpa Sinar Matahari Atau Tanah



AeroFarms telah mengembangkan sistem aeroponik lanjutan yang terbukti menumbuhkan tumbuhantanpa tanah atau matahari, sepanjang tahun dan di lokasi manapun. Sistem secara vertikal stackable dan sangat cocok untuk bangunan gudang-tipe lama atau kosong, yang berlimpah di perkotaan. Sistemmemiliki pencahayaan 24/7 yang
mengontrol, suhu, dan kelembaban, mempercepat siklus pertumbuhan35-70 hari menjadi 18-21 hari. Sementara teknologi aeroponic merupakan inti dari sistem, perkembangankepemilikan media tumbuh, pencahayaan dan desain mekanik semua terpisahkan dalam membuatsistem AeroFarms unggul.
 Aeroponik
Aeroponik adalah jenis cutting-edge teknologi hidroponik yang menumbuhkan tanaman dalam kabut.Kabut aeroponic paling efisien menyediakan akar dengan hidrasi, nutrisi dan oksigen yang diperlukan.AeroFarms telah merancang sistem untuk menghilangkan penyumbatan nosel dan mengurangi konsumsi air melalui nutrisi-sirkulasi kembali.


 Kain
AeroFarms 'telah mengembangkan media, kain proprietary yang dapat digunakan kembali. SistemAeroFarms menggunakan kain sebagai ban berjalan yang bergerak dari satu ujung tanaman sistem di mana mereka diunggulkan ke ujung lain di mana mereka dipanen. Kain tersebut memiliki sejumlahmanfaat seperti daya tahan dan dapat digunakan kembali, peningkatan kebersihan dan sanitasi, danpanen yang efisien dari produk kering dan bersih.



 Lampu LED putih.

AeroFarms adalah perintis penggunaan LED (light emitting diode) untuk sistem pencahayaan tumbuhankomersial. Ada potensi besar untuk penggunaan LED di seluruh pengurangan biaya dan peningkatanhasil. LED memiliki 10 kali harapan hidup lebih besar daripada lampu HPS, menghasilkan biaya totalkepemilikan yang lebih rendah. LED juga dapat dirancang dalam bentuk linier dan persegi panjang yangmemungkinkan keseragaman hasil lengkap, dibandingkan dengan bola lampu HPS yang tidak meratamendistribusikan cahaya untuk tanaman. Keuntungan lain dari LED adalah kemampuan untukmenargetkan panjang gelombang cahaya tertentu, memungkinkan untuk mengurangi konsumsi energidan peningkatan gizi. Terakhir, LED dapat ditempatkan lebih dekat dengan tanaman dari lampu HPS,memungkinkan lebih besar vertikal tumpukan-kemampuan modul.


 Manajemen Hama Terpadu
Bertumbuh dalam sebuah struktur bangunan standar merubah tekanan terhadap hama dan lingkunganhama. Tanaman tumbuh di mesin di dalam bangunan dan tidak keluar di tempat terbuka di mana merekamenarik hama. Media kain tumbuh dibersihkan antara setiap siklus pertumbuhan 18-21 hari. Sebagian besar siklus hama lebih dari 21 hari yang merusak. Banyak aspek lain dari desain tetap termasuk cara untuk meminimalkan paparan hama dan reproduksi. Dengan desain AeroFarms tahan hama, pestisidatidak diperlukan. Tidak ada bibit khusus yang dibutuhkan, jadi bebas pestisida dan benih organik dapatdigunakan.

 Modularity
Ukuran dan konfigurasi sistem AeroFarms sangat disesuaikan. Sistem terdiri dari modul, yang berfungsisebagai blok bangunan suatu sistem yang dapat ditumpuk secara vertikal atau terpasang memanjang.Pendekatan modular memungkinkan fleksibilitas lokasi, hasil yang lebih tinggi per kaki persegi, danwaktu instalasi lebih cepat.



Lalu bagaimana dengan biayanya? Untuk kota dengan penduduk 30.000 jiwa dibutuhkan dana sebesar $8 juta, hmmm...masih mahal

Sumber :
Green Prophet

Friday, September 19, 2014

Perkiraan Harga Kambing Sapi Qurban 2014

Perkiraan Harga Kambing Dan Sapi Qurban 2014 – Seperti tahun-tahun sebelumnya, harga hewan Qurban kambing dan sapi cenderung naik tiap tahunnya. Sebagai persiapan menyambut Ibadah Qurban 1435H, maka ada baiknya kita tahu perkiraan harga sapi dan kambing Qurban untuk tahun ini (1435 H/2014) sehingga kita dapat menentukan pilihan dengan lebih tepat. Untuk itu Pusat Pengadaan Hewan Qurban (PPHQ) AMM Kotagede mencoba memberikan perkiraan harga hewan Qurban tahun ini.
Untuk tahun lalu (2013) PPHQ AMM Kotagede menyediakan hewan Qurban (kambing) terkecil dengan harga 800ribuan, itu pun dengan jumlah yang sangat terbatas, dengan rata-rata harga kambing Qurban ukuran sedang saat itu antara 1,1jt – 2jt. Sedangkan untuk sapi Qurban terkecil mulai 12jutaan ke atas. Harga kambing dan sapi Qurban tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2012 dimana untuk kambing Qurban masih bisa didapatkan dengan harga 700ribuan dan sapi mulai 10-11jt an.
Dengan demikian, untuk tahun 2014 kemungkinan harga kambing dan sapi Qurban kembali mengalami peningkatan. Untuk kambing terkecil kemungkinan mendekati angka 1jt, dengan kisaran harga untuk ukuran sedang-besar antara 1,3jt – 2jt. Sedangkan untuk sapi Qurban kemungkinan mengalami peningkatan untuk yang terkecil seharga 12,5jt-13jutaan ke atas.
Di PPHQ AMM Kotagede sendiri harga hewan Qurban sudah mencakup biaya perawatan, pakan, dan transport untuk dalam kota Jogjakarta.
Perkiraan ini tidak bersifat paten atau pasti, tergantung harga hewan Qurban dari peternak. Informasi ini semata untuk membantu bagi anda yang pada tahun ini ingin melaksanakan Ibadah Qurban kembali. Mari persiapkan dari sekarang dan jangan sampai salah pilih, pastikan anda mendapatkan hewan Qurban terbaik dengan harga terbaik yang sehat, gemuk, dan layak.

Friday, September 12, 2014

Kebijakan Perdagangan Internasional Komoditas Pertanian Indonesia

Kebijakan perdagangan komoditas pertanian Indonesia dapat dibedakan atas peran komoditas itu dalam perdagangan internasional, yaitu: (1) Melakukan proteksi terhadap komoditas substitusi impor, khususnya komoditas-komoditas yang banyak diusahakan oleh petani. Komoditas yang dijadikan pilihan untuk mendapat proteksi adalah beras, jagung, kedelai dan gula; (2) Melakukan promosi terhadap komoditas-komoditas promosi ekspor, khususnya komoditas-komoditas perkebunan yang banyak diusahakan oleh petani. Komoditas yang dijadikan pilihan untuk mendapat promosi adalah karet, kopi, coklat, CPO dan lada.
Untuk operasionalisasi kebijakan yang harus diemban pemerintah, perlu diperhatikan tiga pilar yang merupakan elemen kebijakan yang terdapat dalam perjanjian perdagangan komoditas pertanian (AoA). Ketiga pilar itu adalah: (1) Akses pasar; (2) Subsidi domestik; dan (3) Subsidi ekspor. Ketiga pilar itu terkait yang satu dengan yang lainnya, sehingga tidaklah tepat apabila melihat perjanjian itu dari aspek akses pasar saja, dengan melupakan pilar yang lainnya. Subsidi ekspor komoditas pertanian yang dilakukan oleh suatu negara, misalnya, akan berdampak luas terhadap pasar ekspornya, sehingga berpengaruh buruk terhadap daya saing ekspor negara lain yang tidak memberikan subsidi ekspor. Demikian pula subsidi domestik yang diberikan oleh suatu negara terhadap petaninya, dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat, karena petani di negara itu mampu menghasilkan produk dengan biaya yang lebih rendah. Dalam konteks ini, perhatian yang selama ini diberikan oleh pemerintah terhadap akses pasar untuk komoditas beras, jagung, kedelai dan gula, hendaknya dapat diperluas dengan memanfaatkan pilar-pilar lainnya serta mencakup berbagai komoditas promosi ekspor.

Untuk lengkapnya sobat bisa download disini: Klik to Download


Sumber: http://pse.litbang.deptan.go.id/
Penulis : A. Husni Malian

Wednesday, September 10, 2014

Produk-Produk Indonesia Yang di Ekspor Ke Luar Negeri

Pengertian/ Definisi Ekspor dan Impor
Kegiatan menjual barang atau jasa ke negara lain disebut ekspor, sedangkan kegiatan membeli barang atau jasa dari negara lain disebut impor, kegiatan demikian itu akan menghasilkan devisa bagi negara. Devisa merupakan masuknya uang asing kenegara kita dapat digunakan untuk membayar pembelian atas impor dan jasa dari luar negeri.Kegiatan impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Produk impor merupakan barang-barang yang tidak dapat dihasilkan atau negara yang sudah dapat dihasilkan,tetapi tidak dapat mencukupi kebutuhan rakyat.

Keuntungan Ekspor
Keuntungan ekspor antara lain adalah :
1). Memperluas Pasar bagi Produk Indonesia 
Kegiatan ekspor merupakan salah satu cara untuk memasarkan produk Indonesia ke luar negeri. Contohnya batik Indonesia yang mulai dikenal di dunia, jika permintaan batik di luar negeri meningkat maka produsen batik di indonesia akan semakin luas pemasaranya. Dengan demikian, kegiatan produksi batik di Indonesia akan semakin berkembang.

2). Memperluas Lapangan Kerja 
Kegiatan ekspor akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. hal ini berhubungan dengan semakin luasnya pasar produk indonesia.kegiatan produksi di dalam negeri akan meningkat. Semakin banyak pula tenaga kerja yang dibutuhkan sehingga lapangan kerja semakin luas.

Produk Ekspor Dan Impor Dari Negara Indonesia
Secara umum produk ekspor dan impor dapat dibedakan menjadi dua yaitu barang migasdan barang non migas. Barang migas atau minyak bumi dan gas adalah barang tambang yang berupa minyak bumi dan gas. Barang non migas adalah barang-barang yangukan berupa minyak bumi dan gas, seperti hasil perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan dan hasil pertambangan yang bukan berupa minyak bumi dan gas.

Produk ekspor Indonesia
Produk ekspor Indonesia meliputi hasil produk pertanian, hasil hutan, hasil perikanan, hasil pertambangan, hasil industri dan begitupun juga jasa.
a.       Hasil Pertanian
Contoh karet, kopi kelapa sawit, cengkeh, teh, lada, kina, tembakau dan cokelat.
b.      Hasil Hutan
Contoh kayu dan rotan. Ekspor  kayu atau rotan tidak boleh dalam bentuk kayu gelondongan atau bahan mentah, namun dalam bentuk barang setengah jadi maupun barang jadi, seperti mebel.
c.       Hasil Perikanan
Hasil perikanan yang banyak di ekspor merupakan hasil dari laut produk ekspor hasil perikanan, antara lain ikan tuna, cakalang, udang dan bandeng.
d.      Hasil Pertambangan
Contoh barang tambang yang di ekspor timah, alumunium, batu bara tembaga dan emas.
e.       Hasil Industri
Contoh semen, pupuk, tekstil, dan pakaian jadi.
f.       Jasa
Dalam bidang jasa, Indonesia mengirim tenaga kerja keluar negeri antara lain ke malaysia dan negara-negara timur tengah.

Tidak semua barang boleh di ekspor, beberapa barang yang dilarang diekspor diantaranya adalah:
·         Ikan dalam keadaan hidup : Ikan dan anak ikan Arwana jenis Sclerophages Formosus, Benih ikan Sidat (Anguila SPP) dibawah ukuran 5 mm, Ikan hias air tawar jenis Botia macracanthus ukuran 15 cm keatas, Udang galah air tawar dibawah ukuran 8 cm, Induk dan calon induk Udang Penaeidae, Karet bongkah.
·         Barang kuno yang bernilai kebudayaan (benda cagar budaya);
·         Binatang liar dan tumbuhan alam yang dilindungi yang termasuk dalam Appendix 1 dan 3 CITES.
·         Bahan-bahan remiling : Slabs, Lumps, Scraps, Karet Tanah, Unsmoked Shets, Blanked sheets, Smoked lebih rendah dari kualitas IV, Remilled 4, Cutting C, Blanked D. off, Kulit mentah, pickled dan wet blue dari binatang melata (kecuali kulit buaya dalam benuk wet blue).2. Aneka Cara Ekspor

Ekspor Biasa
Dalam hal ini barang di kirim ke luar negeri sesuai dengan peraturan umum yang berlaku, yang ditujukan kepada pembeli di luar negeri untuk memenuhi suatu transaksi yang sebelumnya sudah diadakan dengan importir di luar negeri. Sesuai dengan perturan devisa yang berlaku maka hasil devisa yang di peroleh dari ekspor ini dapat di jual kepada Bank Indonesia, sedangkan eksportir menerima pemabayaran dalam mata uang rupiah sesuai dengan penatapan nilai kurs valuta asing yang ditentukan dalam bursa valuta, atau juga dapat dipakai sendiri oleh eksportir.

Barter
Barter adalah pengiriman barang-barang ke luar negeri untuk ditukarkan langsung dengan barang, tidak menerima pembayaran di dalam mata uang rupiah. Kalau kiata mempelajari sejarah masyarakat primitif ataupun masyarkat suku terasing, maka kebanyakan cara yang mereka tempuh dalam memenuhi kebutuhannya adalah dengan cara “tukar menukar” apa yang dipunyai (diproduksinya) dengan barang apa yang di miliki tetangganya.

Konsinyasi (Consignment)
Adalah pengiriman barang ke luar negeri untuk di jual sedangkan hasil penjualannya diperlakukan sama dengan hasil ekspor biasa. Jadi, dalam hal ini barang di kirim ke luar negeri bukan untuk ditukarkan dengan barang lain seperti dalam hal barter, dan juga bukan untuk memenuhi suatu transaksi yang sebelumnya sudah dilakukan eperti dalam hal ekspor biasa. Tegasnya di dalam pengiriman barang sebagai barang konsinyasi belum ada pembeli yang tertentu diluar negeri.

Package-Deal
Dalam rangka memperluas pasaran hasil bumi Indonesia terutama dengan negara sosialis, pemerintah adakalanya mengadakan perjanjian perdagangan (trade agreement) dengan salah satu negara pada perjanjian ditetapkan sejumlah barang tertentu akan diekspor ke negara itu dan sebaliknya dan dari negara itu akan diimpor sejumlah jenis barang yang dihasilkan dari negara tersebut dan yang kiranya kita butuhkan. Pada prinsipnya semacam barter, namun terdiri dari aneka komoditi.

Penyelundupan (smuggling)
Di negara manapun hampir selalu ada, baik perorangan maupun badan-badan usaha yang hanya memikirkan kepentingan dan keuntungan diri sendiri tanpa mengindahkan peraturan yang berlaku. Ada saja dalam perdagangan luar negeri golongan yang berusaha lolos dari peraturan pemerintah yang dianggapnya merugikan kepentingannya.

Tabel Ekspor Indonesia
No
Nama Negara
Barang Ekspor
1
Inggris
Tembakau, karet, kelapa sawit, teh, kopi
2
Belanda
Kopra, kopi, rempah-rempah, dan hasil perkebunan
3
Belgia dan Luxemburg
Karet, kopi, tembakau, udang, lada putih, kayu gergajian, benang tenun, pakaian jadi, kayu lapis
4
Jepang
Minyak bumi, biji logam, alumunium, kayu, bahan makanan
5
Amerika
Minyak bumi dan elpiji
6
Perancis
Bahan baku, industri parfum, karet, kelapa sawit
7
Jerman
Karet, tembaga, timah, minyak bumi
8
Thailand
Ikan segar dan beku, pupuk urea, besi baja, pakaian jadi, semen, batu bara, kertas, kayu lapis, tembakau, besi
9
Singapura
Minyak mentah, karet alam, timah, kayu lapis, kosmetik, kertas, alat telkom, alat tulis
10
Brunei Darussalam
Semen dan barang bangunan, pakaian jadi, mineral hasil olahan, tepung, rokok
11
Australia
Batu bara, pupuk urea, minyak mentah, sepatu, kayu lapis, teh,
12
Malaysia
Batubara, pupuk urea, minyak mentah, tembakau
13
Selandia Baru
Kopi, pakaian jadi, minyak mentah, sepatu, kayu lapis, teh
14
Saudi Arabia
Kayu lapis, teh
15
RRC
Teh, kayu lapis, semen, kopi, timah, tembaga
16
Mesir
Teh, kayu lapis, semen, kopi, timah, tembaga
17
Madagaskar
Kayu, teh, kopi, karet, kertas
18
Afrika Selatan
Barang logam, bahan makanan, bahan tekstil, pakaian jadi,
19
India
Mesin, bahan makanan, tkstil, pakaian jadi, alkohol, minyak bumi
20
Philipina
Minyak bumi, bahan pupuk, semen


Teori keuntungan komparatif:
Alasan negara melakukan perdagangan internasional didasari oleh teori Keuntungan Komparatif (comparative advantage) yang dikembangkan oleh David Ricardo, Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila ada perbedaan keunggulan komparatif antarnegara. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya. Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya,

Malaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah.Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.

Recent Posts